KEHATI: KEANEKARAGAMAN HAYATI (BIODIVERSITAS)
Sebelum mempelajari keanekaragaman hayati dan klasifikasi. Cobalah mengerjakan soal berikut ini, untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan saudara
Bagaimana hasilnya?
Mari kita perdalam pengetahuan dengan mempelajari materi tentang Keanekaragaman Hayati dan Klasifikasi Makhluk Hidup.
🌿 Keanekaragaman Hayati Indonesia
Indonesia merupakan salah satu negara megabiodiversitas di dunia. Letak Indonesia di wilayah tropis, bentuk negara kepulauan, serta ekosistem yang beragam menyebabkan Indonesia memiliki kekayaan tumbuhan, hewan, mikroorganisme, dan ekosistem yang sangat tinggi.
"Buku Status Kekinian Keanekaragaman Hayati Indonesia 2024 memuat pembaruan taksonomi dengan mencatat sekitar 31.031 spesies flora, 744.279 spesies fauna, dan 14.580 spesies mikroorganisme. Buku Ekoregion Sumatra mendokumentasikan 10.159 spesies flora dan 5.179 spesies fauna terestrial, termasuk mamalia, aves, reptil, amfibi, dan insekta endemik. Sementara itu, buku Ekoregion Sulawesi menyoroti kekayaan hayati khas Sulawesi, mencatat lebih dari 7.036 spesies flora dan 6.214 spesies fauna, dengan proporsi endemik yang signifikan dipengaruhi biota Asia serta Australia-Papua." (1)
*ekoregion adalah wilayah geografis yang memiliki kesamaan karakteristik lingkungan, seperti iklim, kondisi tanah, bentang alam, flora, fauna, dan ekosistemnya.
🌏 Mengapa Indonesia disebut negara megabiodiversitas?
Keanekaragaman Indonesia tidak hanya terlihat dari banyaknya varietas spesies. Indonesia juga mempunyai beragam tipe ekosistem, mulai dari hutan hujan tropis, hutan mangrove, ekosistem gambut, savana, sungai, padang lamun, hingga terumbu karang. Dokumen pemerintah menyebutkan terdapat 22 tipe ekosistem di Indonesia.
Indonesia juga memiliki kekayaan spesies yang penting secara global. Data pemerintah mencatat bahwa Indonesia menjadi habitat bagi sekitar 9,70% tumbuhan berbunga dunia, 15% mamalia, 17% burung, dan 9% ikan air tawar dunia. Di wilayah laut, Indonesia juga berada di kawasan Coral Triangle dan memiliki kekayaan biota laut yang sangat tinggi. (2)
🐒 Tingginya spesies endemik
Salah satu keunikan keanekaragaman hayati Indonesia adalah tingginya endemisme, yaitu keberadaan organisme yang secara alami hanya ditemukan di wilayah tertentu.
Data Balai Kliring Keamanan Hayati KLH mencatat antara lain:
- 270 jenis mamalia endemik
- 386 jenis burung endemik
- 328 jenis reptil endemik
- 204 jenis amfibi endemik
- 280 jenis ikan endemik
Contohnya adalah komodo, anoa, maleo, dan berbagai jenis burung khas Papua. Keberadaan spesies endemik membuat Indonesia memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga habitat dan kelangsungan hidupnya.
Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan keanekaragaman hayati yang sangat tinggi. Kita dapat menemukan berbagai macam tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme yang hidup di lingkungan yang berbeda-beda.
Tahukah kamu bahwa keanekaragaman hayati tidak hanya berarti banyaknya jenis hewan dan tumbuhan? Keanekaragaman hayati dapat dilihat pada tiga tingkat, yaitu keanekaragaman tingkat gen, keanekaragaman tingkat spesies, dan keanekaragaman tingkat ekosistem.
Ketiga tingkat tersebut saling berkaitan dan menunjukkan betapa beragamnya kehidupan di bumi.
1. Keanekaragaman Tingkat Gen
Keanekaragaman tingkat gen adalah variasi yang terdapat dalam satu spesies yang sama.
Contoh hasil observasi KEHATI (Keanekaragaman Hayati) di sekolah adalah tumbuhan Asoka. Tumbuhan Asoka memiliki perbedaan warna bunga seperti merah, kuning, oranye, dan lainnya.
Contoh lainnya adalah Mangga (Mangifera indica) memiliki bentuk, rasa, warna, aroma yang berbeda-beda.
Kata kunci: masih dalam satu spesies, tetapi memiliki variasi sifat.
2. Keanekaragaman Tingkat Spesies
Keanekaragaman tingkat spesies menunjukkan adanya berbagai macam spesies atau jenis makhluk hidup.
Misalnya, di suatu lingkungan kita dapat menemukan kucing, ayam, burung, pohon mangga, dan pohon kelapa. Makhluk hidup tersebut merupakan spesies yang berbeda. Pada tingkat gen kita dapat menemukan varietas dalam satu spesies. Untuk KEHATI tingkat spesies kita dapat melihat kesamaan dan perbedaan antar spesies. Kita dapat mengamati berbagai jenis tumbuhan yang memiliki banyak kesamaan pada tingkat famili seperti, pohon kelapa, sawit, kurma, palem botol, aren, rotan, salak.
Dokumen pribadiHewan dapat digolongkan dalam satu spesies atau berbeda spesies jika:
a. Satu spesies: dapat dikawainkan dan menghasilkan keturunan yang fertil
b. Berbeda spesies: tidak dapat, dapat dikawinkan tetapi menghasilkan keturunan yang steril (mandul)
Semakin banyak jenis makhluk hidup yang ditemukan dalam suatu wilayah, semakin tinggi pula keanekaragaman spesiesnya.
Kata kunci: Berbeda spesies didasarakan pada kesamaan dan perbedaan antar spesies.
3. Keanekaragaman Tingkat Ekosistem
Keanekaragaman tingkat ekosistem menunjukkan adanya berbagai macam ekosistem yang memiliki kondisi lingkungan dan makhluk hidup yang berbeda.
Contohnya adalah ekosistem hutan hujan, sawah, sungai, dan laut. Setiap ekosistem memiliki kondisi lingkungan, tumbuhan, hewan, dan hubungan antarmakhluk hidup yang khas. Ekositem alami terbentuk secara alami di alam, tanpa campur tangan manusia misalnya, ekosistem hutan hujan, ekosistem laut, ekosistem rawa, ekosistem danau, ekosistem sungai. Ekosistem artifisial merupakan ekosistem yang dibuat oleh manusia seperti, ekosistem sawah, ekosistem bendungan.
Ekosistem Rawa Danau di Serang Banten
Kata kunci: terdapat berbagai macam lingkungan atau ekosistem dengan ciri khas tertentu.
Jadi, dapat kita simpulkan bahwa keanekaragaman hayati memiliki tiga tingkat, yaitu gen, spesies, dan ekosistem.
Kita dapat mengetahui lebih banyak tentang keanekaragaan hayati (biodiversitas) dengan memhami slide dibawah ini.
Posting Komentar untuk "KEHATI: KEANEKARAGAMAN HAYATI (BIODIVERSITAS)"
Posting Komentar